DPR RI Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Berikan Penghargaan kepada Satrio Mukti, Korban Begal yang Lolos Seleksi

- 20 Mei 2024, 11:15 WIB
Anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP Trimedya Panjaitan
Anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP Trimedya Panjaitan /Humas Polda Aceh/

Kilasaceh.com - DPR RI memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo atas tindakan mulianya yang memberikan penghargaan kepada calon siswa (casis) Bintara Polri, Satrio Mukti. Satrio, yang menjadi korban begal hingga kehilangan jari tangannya di Jakarta Barat, berhasil lolos seleksi Bintara melalui jalur disabilitas.

DPR Puji Inisiatif Kapolri dalam Memberikan Penghargaan kepada Satrio Mukti, Korban Begal

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP, Trimedya Panjaitan, menyatakan bahwa langkah yang diambil oleh Kapolri Jenderal Sigit ini merupakan langkah yang belum pernah dilakukan oleh Kapolri sebelumnya. "Kapolri sangat memperhatikan hal-hal yang sering luput dari perhatian kita. Selama ini, semua prosedur seleksi berdasarkan formalitas dan prosedural yang ketat. Namun, Kapolri melihat lebih dari itu dan memberikan perhatian khusus kepada kasus seperti ini," jelas Trimedya pada Minggu, 19 Mei 2024.

Trimedya juga berharap agar perhatian yang diberikan kepada Satrio ini dapat menjadi contoh untuk disabilitas lainnya. "Setelah dia dibegal dan menjadi disabilitas, ini adalah bentuk perhatian Kapolri terhadap korban kejahatan. Semoga ini memberikan semangat kepada yang lain, dan seharusnya bukan hanya disabilitas korban kejahatan yang diperhatikan, tetapi juga disabilitas lainnya yang berprestasi dan memiliki potensi," ujarnya.

Lebih lanjut, Trimedya meminta Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto, untuk lebih memperhatikan persoalan begal yang masih marak terjadi di Jakarta. Dia menekankan pentingnya kerjasama antara Kapolda Metro dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menciptakan keamanan yang lebih baik bagi masyarakat. "Fenomena begal di Jakarta belum selesai. Ini tugas Kapolda Metro dan Pemprov DKI untuk bersinergi dan menuntaskan masalah ini. Kita tidak perlu terjebak dalam argumen yang tidak produktif. Faktanya, begal masih ada dan harus diselesaikan. Kita meminta perhatian tinggi dari Pak Kapolda Metro karena ini adalah Ibu Kota Negara," ungkapnya.

Kapolri Listyo Sigit Berikan Kesempatan Khusus bagi Satrio Mukti, Korban Begal Disabilitas

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo sendiri merasa prihatin dengan kejadian yang menimpa Satrio. Namun, ia juga merasa bangga dengan keberanian Satrio yang melawan komplotan begal dan tetap semangat mengikuti rekrutmen Polri. "Kapolri prihatin dengan kejadian yang dialami casis tersebut. Namun, Kapolri pun bangga, casis tersebut memiliki keberanian melawan komplotan begal, dan casis tersebut tetap semangat ingin mengikuti rekrutmen," ungkap Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) Irjen Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulis pada Jumat, 17 Mei 2024.

Satrio Mukti (18) kini menjalani proses pendidikan Bintara Polri melalui jalur khusus disabilitas. Langkah ini diharapkan dapat membuka jalan bagi individu-individu disabilitas lainnya yang memiliki keinginan kuat dan keberanian untuk mengabdi kepada negara melalui Kepolisian Republik Indonesia.

Penghargaan ini bukan hanya bentuk empati Kapolri terhadap korban kejahatan, tetapi juga sebagai motivasi dan inspirasi bagi seluruh masyarakat, terutama mereka yang mengalami disabilitas, untuk terus berjuang dan tidak menyerah pada keadaan. Keberanian dan tekad Satrio Mukti menjadi bukti bahwa keterbatasan fisik bukanlah halangan untuk meraih mimpi dan berkontribusi bagi bangsa dan negara.***

Editor: Anshori


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah