Penyelenggaraan WWF di Bali Meningkatkan Usaha Katering Lokal

- 21 Mei 2024, 09:00 WIB
Pengusaha katering bernama Laily Rahmawati Dewi
Pengusaha katering bernama Laily Rahmawati Dewi /Humas Polda Aceh/

 

Kilasaceh.com - Penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali pada 18—25 Mei 2024 tidak hanya menjadi momentum penting bagi citra Indonesia di mata dunia, tetapi juga memberikan dampak positif yang nyata bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Bali. Salah satu contohnya adalah pengusaha katering bernama Laily Rahmawati Dewi, pemilik usaha katering nasi kotak, kue kotak, dan prasmanan yang beralamat di Denpasar.

Keberhasilan WWF Membawa Berkah bagi UMKM Bali: Usaha Katering Laily Rahmawati Dewi Banjir Pesanan

Seiring dengan berlangsungnya WWF, Laily mengalami lonjakan pesanan yang signifikan. Permintaan akan nasi kotak dari berbagai pihak, terutama panitia acara, meningkat pesat. "Untuk dunia bisnis ini saya banyak kebanjiran order untuk nasi kotaknya di kegiatan WWF. Ini untuk panitia-panitia banyak sekali alhamdulilah bersyukur lah. Saya yakin semuanya akan berdampak pada UMKM yang ada di Bali terutama di Denpasar," kata Laily di Bali, Senin, 20 Mei 2024.

Menurut Laily, keberhasilan acara internasional sebesar WWF ini juga membuka peluang bagi UMKM lain di Bali. Pengunjung acara, baik dari dalam maupun luar negeri, memberikan dorongan ekstra bagi perekonomian lokal. Ia juga mengajak wisatawan untuk tetap datang ke Bali meskipun saat penyelenggaraan WWF berlangsung. "Banyak tamu domestik maupun luar negeri untuk datang dan tak ada ngaruhnya ada WWF untuk tidak datang ke Bali. Tamu domestik dan luar negeri silahkan datang ke Bali semuanya aman, tidak ada dampak yang dikhawatirkan," katanya.

Pengamanan yang dilakukan oleh TNI-Polri selama acara WWF berlangsung juga dinilai Laily sebagai faktor penting dalam menjaga keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat dan wisatawan. "Saya mengapresiasi baik TNI maupun Polri sangat luar biasa persiapannya, kesigapannya, karena apa saya warga Bali, alhamdulillah, matur suksma untuk TNI maupun Polri sangat luar biasa tidak ada perbedaan," ujarnya.

WWF di Bali: Peluang Emas Bagi UMKM, Pengusaha Katering Merasakan Lonjakan Permintaan

Dalam konteks ekonomi, Laily yakin bahwa penyelenggaraan WWF ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia, khususnya di Bali. "Sangat berpengaruh sekali kalau usaha. Karena di usaha ini saya yakin dengan adanya WWF ini sangat berdampak positif bagi perekonomian," tandasnya.

Diketahui, pengamanan WWF ke-10 di Bali dilakukan dengan pendekatan yang humanis, di mana kegiatan masyarakat tidak terhambat namun tetap dalam pengawasan yang ketat. Hal ini membuka peluang bagi UMKM untuk meningkatkan aktivitas bisnis mereka, meningkatkan pendapatan, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal.***

Editor: Anshori


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah